Rumah Honai dan Ebei Suku Dani di Lembah Baliem Jaya Wijaya

309 Views

Jika kita terbang di wilayah Papua dan melihat rumah-rumah kecil berbentuk seperti jamur, itu pertanda kita sedang berada di atas lembah Baliem di Kabupaten Jaya Wijaya, Papua.

Lembah Baliem dihuni suku Dani, yang rumah-rumahnya berbentuk seperti jamur sebab atapnya bundar kerucut seperti pielus (tudung) jamur.

Satu unit keluarga suku Dani tinggal dalam Sili. Sili adalah kompleks bangunan yang dikelilingi pagar (howat). Kintal di luar pagar merupakan kebun.

Rumah Honai atau Ebei Suku Dani di Jaya Wijaya [indonesiatraveler.id]

Dalam satu sili terdapat satu bangunan honai, lebih dari satu bangunan Ebei satu Wamai, ssatu bangunan dapur (hunila) yang digabung dengan kandang babi (wamai). Ada pula lubang bakar batu –cara masak tradisional Papua– yang disebut Hakse, dan tempat bakar mayat (aboakma).

Beberapa sili membentuk kampung (uma).

Honai adalah tempat tinggal para lelaki dewasa. Sedangkan Ebai tempat tinggal perempuan dewasa dan anak-anak.

Bentuk Honai dan Ebei sama saja, menyerupai jamur payung. Bentuk jamur ini karena atapnya yang terbuat dari alang-alang berbentuk kerucut tumpul yang hampir menutupi seluruh badang bangunan.

Ruang dalam Honai dan Ebei terdiri dari dua lantai ruang. Lantai dasar setinggi 1-1,5 meter merupakan tempat duduk-duduk membicarakan sesuatu. Lantainya terbuat dari tanah yang dipadatkan dan dilapisi alang-alang. Di bagian tengah terdapat perapian (heseke).

Lelaki Papua di Honai atau para perempuan dan anak-anak di Ebei duduk mengelilingi heseke.

Lantai atas — tingginya hanya pas untuk berjongkok — merupakan tempat tidur. Orang-orang Dani tidur melingkari heseke dengan posisi kaki menghadap tengah ruang atau heseke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *